Logo Pengadilan Negeri Makassar
shade

Ditjen Badilum Laksanakan Penilaian Layanan dan Pembinaan pada PN Kisaran dan PN Rantauprapat

Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum, Zahlisa Vitalita, S.H., M.H. memimpin tim dari Ditjen Badilum dalam melakukan rangkaian penilaian lomba terkait layanan di Pengadilan Negeri Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, pada hari Selasa, 24 September 2024. Tim Ditjen Badilum disambut Ketua Pengadilan Negeri Kisaran,Halida Rahardhini, SH, M. Hum beserta pejabat dan pegawai.

Di Pengadilan Negeri Kisaran, Tim Ditjen Badilum menilai pelayanan dalam keterbukaan informasi publik. Tim Ditjen Badilum menilai kelengkapan informasi yang dipublikasikan serta kemudahan para pencari keadilan memperoleh informasi layanan di Pengadilan Negeri Kisaran ini. Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum kemudian menyempatkan berdikusi dan memberikan pembinaan terkait pelayanan publik kepada para pejabat dan pegawai Pengadilan Negeri Kisaran.

Pada hari yang sama, tim Ditjen Badilum juga melakukan penilaian lomba sidang di luar gedung pengadilan seacara daring (online) terhadap Pengadilan Negeri Rantauprapat . Tim Ditjen Badilum melihat inovasi layanan hukum sidang bagi masyarakat kurang mampu, serta sosialisasi, kerjasama dan perencanaan sidang di luar gedung pengadilan (zitting plaats) oleh Pengadilan Negeri Rantauprapat tersebut. Kedua penilaian ini merupakan rangkaian lomba yang diselenggarakan DItjen Badilum dalam mendorong peningkatan pelayanan di pengadilan negeri di Indonesia.

WhatsApp Image 2024-09-27 at 11.48.34.jpegWhatsApp Image 2024-09-27 at 11.48.32.jpegWhatsApp Image 2024-09-27 at 11.48.32 (1).jpegWhatsApp Image 2024-09-27 at 11.48.31.jpegWhatsApp Image 2024-09-27 at 11.48.37 (1).jpeg

WhatsApp Image 2024-09-27 at 11.48.38.jpeg

WhatsApp Image 2024-09-27 at 11.58.55.jpeg

 

Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum Pimpin Asesmen AMPUH di Pengadilan Negeri Medan

Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum, Zahlisa Vitalita, S.H., M.H, dan Ketua Pengadilan Negeri Medan, Jon Sarman Saragih, SH.,M.Hum, membuka kegiatan asesmen program Sertifikasi Mutu Peradilan Unggul dan tangguh (AMPUH) pada hari Rabu, 25 September 2024. Kegiatan asesmen AMPUH ini diikuti oleh para hakim tinggi, pejabat dan pegawai di Pengadilan Negeri Medan.  

Program AMPUH ini dilaksanakan sebagai kelanjutan dari Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) yang menjamin kualitas layanan dan kinerja di lingkungan peradilan umum. Kegiatan asesmen AMPUH menilai bidang teknis (core business) seperti penyelesaian perkara, tertib administrasi upaya hukum, pemberian layanan hukum dan pelaksanaan eksekusi, dengan harapan dapat mewujudkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan, kepastian hukum dan kualitas serta konsistensi putusan.

Asesmen AMPUH ini juga menilai bidang non teknis (pendukung) seperti sarana prasarana (termasuk sarana pelayanan disabilitas), pengelolaan anggaran, sumber daya manusia hakim dan aparatur peradilan serta pengelolaan teknologi informasi pada pengadilan.

WhatsApp Image 2024-09-27 at 11.46.37 (1).jpegWhatsApp Image 2024-09-27 at 11.46.38.jpeg

WhatsApp Image 2024-09-27 at 11.46.37.jpegWhatsApp Image 2024-09-27 at 11.46.38 (1).jpeg

WhatsApp Image 2024-09-27 at 11.46.38 (2).jpeg

WhatsApp Image 2024-09-27 at 11.46.39 (1).jpegWhatsApp Image 2024-09-27 at 11.46.39 (2).jpegWhatsApp Image 2024-09-27 at 11.46.39.jpeg

 

Ditjen Badilum dan Pengadilan Tinggi Medan Lakukan Asesmen AMPUH untuk Tingkatkan Pelayanan Peradilan di Sumatera Utara

Sebagai upaya mewujudkan pelayanan prima untuk mewujudkan peradilan yang agung, Ditjen Badilum melaksanakan program Sertifikasi Mutu Pengadilan Unggul dan Tangguh (AMPUH). Kali dilakukan asesmen AMPUH di Pengadilan Tinggi Medan, yang dipimpin Direktur Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Umum, Zahlisa Vitalita, S.H., M.H. Pembukaan penilaian AMPUH di Pengadilan Tinggi Medan dilaksanakan pada hari Kamis, 26 September 2024, dihadiri oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan, Dr. Drs. H. Panusunan Harahap, S.H., M.H.., dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan, Dr. Djaniko M.H. Girsang, S.H., M.Hum., beserta para hakim tinggi, pejabat dan pegawai di Pengadilan Tinggi Medan.

Pada asesmen AMPUH ini, dilakukan penilaian bidang teknis (core business) seperti penyelesaian perkara, tertib administrasi upaya hukum, pemberian layanan hukum dan pelaksanaan eksekusi, serta bidang non teknis (pendukung) seperti pengelolaan anggaran, sumber daya manusia hakim dan aparatur peradilan dan pengelolaan teknologi informasi. Tim dari Ditjen Badilum dalam asesmen AMPUH ini juga meninjau pengelolaan dan pemberian layanan pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Pengadilan Tinggi Medan.

Dengan adanya asesmen AMPUH di Pengadilan Tinggi Medan ini diharapkan Pengadilan Tinggi Medan dapat menjalankan peran sebagai kawal depan dalam pembinaan peradilan dan pelayanan pencari keadilan di wilayah provinsi Sumatera Utara.

WhatsApp Image 2024-09-27 at 11.44.56 (2).jpegWhatsApp Image 2024-09-27 at 11.44.57 (1).jpeg

WhatsApp Image 2024-09-27 at 11.44.55 (1).jpeg

WhatsApp Image 2024-09-27 at 11.44.56.jpegWhatsApp Image 2024-09-27 at 11.44.56 (1).jpegWhatsApp Image 2024-09-27 at 11.44.58.jpegWhatsApp Image 2024-09-27 at 11.44.58 (1).jpeg

WhatsApp Image 2024-09-27 at 11.44.57.jpeg

 

Para PPNPN Ditjen Badilum Lakukan Simulasi Computer-Aided Test di Kantor Regional BKN V

Dalam rangka mendapat pegawai yang memiliki kompetensi teknis tertentu dan profesional, kementerian dan lembaga pemerintah akan segera melakukan penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Pemerimaan ini juga dalam rangka penertiban administrasi kepegawaian terkait status tenaga honoerer atau pegawai pemerintah non pegawai negeri (PPNPN). Untuk mendukung program tersebut, serta untuk meningkatkan kualitas pegawai, Ditjen Badilum bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan simulasi Computer-Aided Test (CAT).

Simulasi ini diikuti oleh seluruh pegawai pemerintah non pegawai negeri (PPNPN) Ditjen Badilum, bertempat di Kantor Regional BKN V, Ciracas, Jakarta Timur, pada hari Kamis, 26 September 2024. Kegiatan ini diawali dengan pengarahan peserta simulasi oleh Kepala Bidang Informasi Kepegawaian, Dedi Hafidin, S.Kom., terkait tata cara ujian.

Kemudian para peserta simulasi menuju ruang ujian dan mengerjakan sejumlah 180 selama 140 menit untuk melatik kemampuan peserta dalam menyelesaikan soal psikotes dan kemampuan dasar, yang akan menentukan apakah peserta dapat ikut tahapan-tahapan seleksi berikutnya. 

IMG_5245.jpgIMG_5260.jpg

IMG_5271.jpg

IMG_5290.jpg

IMG_5311.jpg

IMG_5304.jpgIMG_5310.jpg

IMG_5334.jpg

IMG_5339.jpg