Logo Pengadilan Negeri Makassar
shade

Empat Lingkungan Peradilan Mahkamah Agung RI Laksanakan Reviu Rencana Strategis Tahun Anggaran 2023Empat Lingkungan Peradilan Mahkamah Agung RI Laksanakan Reviu Rencana Strategis Tahun Anggaran 2023

Rencana Strategis (Renstra) adalah dokumen perencanaan suatu organisasi yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai suatu organisasi. Penilaian indikator kinerja utama (IKU) pada Renstra sangan penting dalam melakukan evaluasi kinerja. Oleh karena itu, secara rutin unit Eselon I di lingkungan Mahkamah Agung RI melakukan reviu terhadap Renstra ini. Kegiatan reviu ini dilakukan secara bersama oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara serta Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI.

Untuk tahun anggaran 2023 ini, kegiatan Reviu Renstra dilaksanakan di Hotel Mercure Bandung Nexa pada hari Rabu-Jumat,  26-28 Juli 2023 dan dilakukan dengan melibatkan pejabat dan pegawai Kesekretariatan yang terlibat dalam perencanaan, penganggaran dan pelaporan kegiatan masing-masing unit.

L1144978.JPG

IMG_0057.jpgL1144970.JPGL1144969.JPGL1144968.JPGL1144966.JPGL1144941.JPGL1144939.JPGIMG_0102.jpgIMG_0089.jpgIMG_0082.jpg

L1144982.JPG

Delegasi Kepaniteraan MA Paparkan Praktik Digitalisasi Manajemen Perkara pada Pertemuan Study Visit on Crime Statistic di Australia

Melbourne | (24/07/2023), Delegasi Kepaniteraan Mahkamah Agung dan perwakilan Lembaga Penegak Hukum (LPH) lainnya berpartisipasi dalam Study Visit on Crime Statistics yang diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Study Visit on Crime Statistics tersebut berlangsung di  Australian Bureau of Statistics (ABS) mulai tanggal 24 - 28 Juli 2023. Kegiatan yang dipimpin Direktur Statistik Ketahanan Sosial BPS,  Nurma Midayanti,  dan Direktur Hukum dan Regulasi Bappenas, R.M Dewo Broto Joko P ini,  merupakan salah satu upaya mencari best practice untuk program Satu Data Statistik Kriminal Indonesia (SDSKI). Dalam rangkaian study visit tersebut, Delegasi Kepaniteraan MA memaparkan praktik digitalisasi manajemen perkara di  Indonesia.

 Referensi Best Practice 

Pada tahun 2021, BPS menginisiasi SDSKI karena ditemukannya perbedaan standar dan klasifikasi data antar LPH selaku produsen data, belum adanya indikator global sesuai goals 16 SDGs, dan belum memenuhi 35 dari 147 indikator United Survey of Crime Trends and Operations of Criminal Justice Systems (UN-CTS).

ABS merupakan best practice pemanfaatan analisis data dan statistik untuk kebijakan pembangunan bidang hukum dan regulasi Australia. LPH Australia menyediakan data berkualitas untuk dihasilkan data analisis dan statistik berkualitas oleh ABS. Data tersebut akan kembali ke LPH Australia sebagai referensi dalam menyusun kebijakan pembangunan hukum.

Kunjungan kerja ke ABS akan menjadi referensi best practice baik memproduksi data maupun menganalisa data dan statitistik kriminal indonesia. Kepolisian, Kejaksaaan, Mahkamah Agung dan Kementerian Hukum dan HAM RI merupakan produsen utama data kriminal Indonesia. BPS bertanggung jawab dalam menganalisis dan statitistik data kriminal Indonesia. Bappenas mendorong pengembangan SDSKI sebagai program nasional dalam RPJPN dan RPJMN kedepan. Data statistik kriminal yang berkualitas akan bermanfaat bagi LPH khususnya Mahkamah Agung.

Pemaparan Delegasi MA

Pada kesempatan ini Mahkamah Agung diwakili oleh Angel Firstia Kresna, Hakim Yustisial/Asisten Panitera Mahkamah Agung.  Pada hari pertama kunjungan, Angel memberikan presentasi mengenai digitalisasi criminal case management yang  dilakukan oleh Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di Bawahnya. Mahkamah Agung telah menggunakan teknologi informasi dalam menginput, mengolah dan menyajikan data perkara pidana kepada Publik. Digitalisasi data perkara pidana sudah dimulai sejak peradilan tingkat pertama hingga upaya hukum peninjauan kembali.

Bukan hanya menyajikan dalam bentuk presentasi, Angel juga membukakan secara langsung website SIPP, Info Perkara dan Direktori Putusan. SIPP digunakan sebagai case management system oleh semua peradilan tingkat pertama dan tingkat banding. SIAP sebagai case management system untuk Mahkamah Agung. Tak lupa, dipaparkan hasil kerja keras Mahkamah Agung dalam mengumpulkan dan mempublikasikan lebih dari 7.5 juta putusan dalam direktori putusan. Hal ini sangat diapresiasi baik dari ABS maupun delegasi Indonesia.

Selain itu, Angel juga memaparkan Mahkamah Agung juga mempublikasikan data seluruh perkara dalam laporan tahunan setiap tahunnya sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi. Laporan tahunan tersebut tersedia pada website Mahkamah Agung dan terbuka untuk diunduh oleh publik [AFK]

Ditjen Badilum Terima Studi Banding Pembangunan Zona Integritas dari 20 Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri

Predikat Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) merupakan capaian yang hendak dituju satuan kerja pengadilan tinggi dan pengadilan negeri di bawah Mahkamah Agung, sebagai bukti bahwa satuan kerja telah sungguh-sungguh meningkatkan layanan pada pencari keadilan. Tujuan utama dalam pembangunan ZI menuju WBK/WBBM adalah untuk pencegahan korupsi, kolusi dan nepotisme dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Untuk membantu satuan kerja meraih predikat tersebut, maka Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI melakukanbeberapa kegiatan pembinaan. Salah satunya, pada hari Jumat 21 Juli 2023Ditjen Badilum menerima 20 (dua puluh) pengadilan tinggi dan pengadilan negeri yang untuk melakukan studi banding secara virtua. Pada kegiatan ini Direktur  Jenderal Badan Peradilan Umum H Bambang Myanto, SH, MH. didampingi oleh Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum Zahlisa Vitalita, SH, MH berbagi pengalaman dalam pembangunan Zona Integritas dan memberikan pengarahan kepada satuan kerja tentang kiat-kiat dalam penilaian menuju WBK/WBBM.

Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri yang mengikuti studi banding secara virtual ini adalah:

  1. Pengadilan Tinggi Banten
  2. Pengadilan Tinggi Bengkulu
  3. Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur
  4. Pengadilan Tinggi Kupang
  5. Pengadilan Tinggi Nusa Tenggara Barat
  6. Pengadilan Tinggi Padang
  7. Pengadilan Tinggi Palembang
  8. Pengadilan Tinggi Pontianak
  9. Pengadilan Tinggi Riau
  10. Pengadilan Negeri Bangkinang
  11. Pengadilan Negeri Banjarmasin
  12. Pengadilan Negeri Batang
  13. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
  14. Pengadilan Negeri Masohi
  15. Pengadilan Negeri Nabire
  16. Pengadilan Negeri Negara
  17. Pengadilan Negeri Pasarwajo
  18. Pengadilan Negeri Selong,
  19. Pengadilan Negeri Stabat, dan
  20. Pengadilan Negeri Subang

IMG_8766_036aa.jpg

IMG_8758_a561d.jpg 

WhatsApp_Image_2023-07-21_at_08.47.49_d3554.jpg

download.jpgdownload.jpg

 

 

 

 

Ditjen Badilum, Biro Kepegawaian MARI dan BKN Laksanakan Penyelesaian Kenaikan Pangkat Periode Oktober Tahun 2023 di Lingkungan Mahkamah Agung RI

Menjalankan tugasnya untuk pelayanan di Lingkungan Mahkamah Agung, maka secara rutin melaksanakan kegiatan penyelesaian kenaikan pangkat hakim dan pegawai.Kegiatan ini dilaksanakan agar kenaikan pangkat dapat berlangsung sesuai dengan peraturan yang berlaku, dan agar para hakim dan pegawai dapat menerima hak-hak terkait dengan kenaikan pangkat tersebut tepat waktu. Dalam proses penyelesaian kenaikan pangkat tersebut dilakukan penelaahan dan pemastian kelengkapan berkas untuk tiap hakim dan pegawai yang diajukan.

Kegiatan Rapat Penyelesaian Kenaikan Pangkat untuk Periode Oktober Tahun 2023 kali ini dilaksanakan pada hari Senin-Kamis, 24-27 Juli 2023 bertempat di Hotel 101 Dago, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, dengan menghadirkan para analis kepegawaian Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum beserta dengan Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

WhatsApp Image 2023-07-25 at 08.48.58 (1).jpeg