Logo Pengadilan Negeri Makassar
shade

Bersama BKN, Ditjen Badilum Laksanakan Pengurusan Kenaikan Pangkat Hakim dan Tenaga Teknis

Bersama BKN, Ditjen Badilum Laksanakan Pengurusan Kenaikan Pangkat Hakim dan Tenaga Teknis

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum menyelenggarakan Rapat mengenai kenaikan Pangkat Hakim dan Tenaga Teknis dengan Badan Kepegawaian Negara. Acara diselenggarakan di Vasaka Hotel, Jakarta, pada tanggal 7-10 Maret 2024. Kegiatan dibuka oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Umum, Hasanudin, S.H., M.H.

Selain mengerjakan penyelesaian kenaikan pangkat, kegiatan bersama Badan Kepegawaian Nasional (BKN) ini juga menyelesaikan administrasi pencantuman gelar bagi hakim dan tenaga teknis peradilan umum. Diharapkan degan kegiatan ini, para hakim di daerah dapat tepat watu dalam memperoleh hak-haknya yang berkaitan dengan kenaikan pangkat.

3ef80050-258e-4bf5-879a-793ec2e9c9c7.jpg

78dabc54-7c2c-4b3b-9cef-67c078f504a6.jpg

247759a6-09ec-4e26-ab10-1b69771fc843.jpg8e74cf45-25c1-476d-a434-749e5d73b173.jpg7b3a3939-64e7-4b39-a60b-4438ebdd766c.jpg5f3aaf04-ff15-46aa-a6a1-f5c642559d68.jpg5c4d2276-1788-42e1-b7ba-6cff01654714.jpg

Ditjen Badilum Bahas Permasalahan Eksekusi dan Penanganan Perkara dalam FGD Kepaniteraan

Ditjen Badilum Bahas Permasalahan Eksekusi dan Penanganan Perkara dalam FGD Kepaniteraan

Permasalahan dalam pengadilan negeri dan pengadilan tinggi tak lepas dari kendalam dalam penanganan perkara, terutama dalam eksekusi perkara yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap. Seringkali perkara yang sudah putus tidak bisa ditindak lanjuti dengan eksekusi untuk memulihkan hak para pihak berperkara. Hal ini dapat menimbulkan berbagai kendala seperti ketidakpastian hukum.

Membahas isu tersebut, Ditjen Badilum kembali mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Kepaniteraan di Lingkungan Peradilan Umum yang dilaksanakan pada 4 s.d. 6 Maret 2024 bertempat di Four Point by Sheraton Medan. Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum, Hasanudin, S.H., M.H. dengan dihadiri Panitera dan Panitera Muda Perdata dari pengadilan negeri di wilayah provinsi Sumatera Utara dan aparat penegak hukum dari Polresta Medan. 

Materi dan Narasumber dalam kegiatan ini adalah:

  1. "Gambaran umum tentang eksekusi bidang perdata" oleh Dr. Drs. H. Panusunan Parahap, S.H., M.H. (Ketua Pengadilan Tinggi Medan);
  2. "Prosedur Penyelesaian Eksekusi bidang Perdata" dan "Kendala eksekusi dan penyelesaiannya" oleh Dr. Subiharta, S.H., M.Hum (Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Yogyakarta)
  3. "Jenis Eksekusi dan pelaksanaan" dan "Ulasan mengenai rancangan Perma Eksekusi" oleh Dr. Catur Iriantoro, S.H., M.Hum (Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Bandung)

20240304_203725.jpg

20240304_203711.jpg

FGD Kepaniteraan.jpg20240305_195915.jpg20240305_195912.jpg20240305_172806.jpg20240305_100329.jpg20240305_081206.jpg20240305_081130.jpg

20240304_205516.jpg

Panitera MA: Publikasi Putusan adalah Ikhtiar untuk Mewujudkan Peradilan Modern

Jakarta | (08/03/2024) -  Panitera Mahkamah Agung, Heru Pramono, menegaskan bahwa publikasi putusan merupakan bagian dari usaha untuk membangun peradilan yang modern. Pernyataan tersebut ia sampaikan saat membuka kegiatan Workshop Publikasi Putusan dan Update Informasi Lainnya pada Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia yang dilaksanakan di Hotel Holiday Inn & Suites Gajah Mada, Jakarta Barat (08/03/2024).

Selaras dengan Motto “Monas

Di depan seluruh peserta workshop yang terdiri dari Tim Redaksi Direktori Putusan, Pusat Data Kepaniteraan, Tim Upload Kamar Pidana, Tim Upload Kamar Perdata, Tim Upload Kamar Agama, Tim Upload Kamar Militer, Tim Upload Kamar TUN, dan seluruh panitia penyelenggara, Panitera Mahkamah Agung menegaskan bahwa kegiatan workshop tersebut sangat linear dengan motto “Monas“ yang baru saja diperkenalkan oleh Panitera Mahkamah Agung pada 04 Maret 2024.

“Kita baru saja mengenalkan “Monas” sebagai motto Kepaniteraan Mahkamah Agung di awal pekan kemarin. “Monas” adalah akronim dari modern dan berintegritas. Kegiatan workhshop publikasi putusan ini merupakan salah satu ikhtiar penting dalam mewujudkan Kepaniteraan Mahkamah Agung yang modern”, ungkap Heru Pramono.

Pedomani Ketentuan Publikasi

Selain menekankan urgensi publikasi putusan dalam mewujudkan peradilan modern, Panitera Mahkamah Agung juga mengingatkan agar seluruh peserta workshop senantiasa mencermati ketentuan publikasi putusan, khususnya terkait anonimisasi atau pengaburan terhadap salinan putusan perkara-perkara tertentu.

“Saya berharap agar proses publikasi putusan senantiasa memedomani ketentuan yang ada dalam SK KMA 2-144/KMA/SK/VIII/2022. Perkara-perkara yang perlu dikaburkan informasinya, harus dikaburkan terlebih dahulu” Tegas Heru Pramono.

Senada dengan amanat Panitera Mahkamah Agung, Asep Nursobah, selaku Koordinator Data dan Informasi Kepaniteraan Mahkamah Agung juga menyampaikan hal serupa saat memberikan pengarahan sebelum kegiatan publikasi putusan dimulai. Asep Nursobah meminta agar para peserta kegiatan lebih cermat dalam mengunggah informasi yang berkaitan dengan putusan, khususnya kaidah hukum.

“Mohon peserta workshop lebih meningkatkan kecermatannya dalam mengunggah informasi, khususnya kaidah hukum. Jika kita cermati, masih terdapat beberapa kekurangtepatan penginputan informasi kaidah hukum. Saya harap hal ini menjadi perhatian kita semua“, ucap Asep Nursobah [aza/mst/afd].

Kembangkan Potensi & Tingkatkan Percaya Diri, Ditjen Badilum Selenggarakan Workshop Public Speaking

Kembangkan Potensi & Tingkatkan Percaya Diri, Ditjen Badilum Selenggarakan Workshop Public Speaking

"Jika Anda tidak dapat menjelaskannya secara sederhana, maka Anda tidak benar-benar memahaminya“, begitulah kira-kira bunyi salah pesan yang disampaikan oleh Albert Einstein. Pesan ini menekankan pentingnya pemahaman dan kemampuan dalam mengomunikasikan buah pikiran kita kepada orang lain. Komunikasi, terutama komunikasi di muka umum, merupakan kunci yang penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Tentunya sebagai ASN, kita dituntut untuk dapat menyampaikan ide dan pikiran kita secara lisan jika dibutuhkan, misalnya saat melakukan presentasi atau menyampaikan pendapat kepada pimpinan dalam rapat. Menyadari pentingnya kemampuan komunikasi, khususnya public speaking, sekaligus sebagai bentuk pengembangan kompetensi bagi para pegawai, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum menyelenggarakan Workshop Public Speaking pada Kamis, 7 Maret 2024 di Hotel Aston City Kemayoran, Jakarta. Mengangkat tema "Kembangkan Potensi, Tingkatkan Percaya Diri", Ditjen Badilum menghadirkan Kemal Vivaveni Mochtar yang dikenal sebagai salah satu penyiar kondang yang lebih dikenal melalui programnya, seperti Salah Sambung. 

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, Kurnia Arry Soelaksono, S.E., S.H., M.Hum. dan dimoderasi oleh Muammar Sadham, S.H. Dalam workshop ini yang dilaksanakan secara hybrid ini, Kemal menyampaikan mengenai pentingnya kemampuan berbicara dan berkomunikasi, serta bagaimana perbedaan cara bicara, seperti gestur, gerakan tangan, nada, intonasi, atau penekanan kata dalam berbicara dapat memberikan dampak dan kesan yang berbeda bagi lawan bicara. Kemal juga menekankan bahwa kemampuan public speaking perlu dilatih secara rutin dan terus-menerus untuk bisa menyempurnakan kemampuan yang dimiliki. Latihan yang dapat dilakukan di antaranya mulai dari pemanasan melalui beberapa gerakan, seperti lion face, lemon face, dan motor boat. Kemudian, dilanjutkan dengan melatih pernapasan melalui diafragma serta humming. Kemal juga menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilatih dalam public speaking, di antaranya adalah artikulasi, intonasi, aksentuasi, pacespeed, dan ekspresi saat berbicara. Selain itu, Kemal juga melatih para peserta untuk dapat berimprovisasi saat berbicara di depan umum sehingga komunikasi yang disampaikan lebih mengalir dan tidak bersifat textbook.  Di akhir workshop, para peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan tanya jawab untuk memuaskan rasa ingin tahu mereka terkait topik seputar public speaking. Sekretaris Ditjen badilum berharap, kegiatan ini dapat melatih kemampuan para pegawai dalam berkomunikasi serta meningkatkan kompetensi dan percaya diri pegawai sehingga dapat membantu dalam melaksanakan tugas dan pekerjaannya.  

IMG 6716 806b2 min 8e96a

IMG 6817 4578c min 29e0c

IMG 6769 fa5fa min 0e3a8

IMG 6775 d6aaf min d5d94

IMG 6862 1abc3 min bfc8c

IMG 6969 55cea min e78c5

IMG 7044 663e8 min dd556

IMG 7045 01820 min 6f482IMG 7063 3a5a1 min 1b518