Logo Pengadilan Negeri Makassar
shade

Pameran Kampung Hukum 2025 Kembali Kenalkan Peradilan dan Mahkamah Agung Pada Masyarakat

Pameran Kampung Hukum kembali digelar oleh Mahkamah Agung RI, sebagai media sosilissi tentang penegakan hukum, layanan keadilan dan mengenalkan peradilan kepada maysarakat. Untuk tahun 2025 ini, Pameran Kampung Hukum diadakan di Area Parkir Barat Gedung Mahkamah Agung RI, Jl. Medan Merdeka Utara 9-13, Jakarta Pusat. Pameran Kampung Hukum diselenggarakan selama 2 hari dari Selasa, 18 Februari 2025 hingga Rabu, 19 Februari 2025.

Dalam pameran yang dibuka langsung oleh Ketua Mahakamah Agung RI, Y.M. Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. ini, ikut serta unit kerja pada Mahkamah Agung RI, termasuk Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum. Selain itu juga hadir instansi penegak hukum lain seperti Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian Negara Republik Indonesia, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dan mitra kerja Mahkamah Agung lainnya.

Pada pameran ini, Ditjen Badilum memperkenalkan aplikasi Layanan Elektronik Terpadu (LENTERA) dan Sistem Pemantauan Kinerja Pengadilan Terintegrasi (SATU JARI). Para pengnjung yang terdiri dari hakim, pegawai pengadilan, mahasiswa dan masyarakat umum dpat langsung melihat pemanfaatan teknologi informasi oleh DItjen Badilum untuk memantau dan melakukan pembinaan pada pengadilan tinggi dan pengadilan negeri.

Ketua Mahakamah Agung RI, Y.M. Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. dengna didampingi Wakil Ketua Mahakamah Agung RI Bidang Non Yudisial, Y.M. Dr. Suharto, S.H., M.Hum. dan para ketua kamar berkesempatan mengunjungi stand Ditjen Badilum. Para pimpinan disambut langsung oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, H. Bambang Myanto, S.H., M.H. yang menunjukkan capaian dan inovasi terbaru dari DItjen Badilum.

20250218_110521.jpg

WhatsApp Image 2025-02-18 at 19.25.31 (1).jpg

IMG_0151.jpgIMG_0113.jpg

20250218_144806.jpgIMG_0409.jpg20250219_082256.jpg20250218_095009.jpg20250218_083647.jpg20250218_082851.jpg20250218_082136.jpg

 WhatsApp Image 2025-02-18 at 19.25.29.jpeg

 20250219_111005.jpgIMG_0145.jpg

20250219_082649.jpg

Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Memimpin Rapat Efisiensi Anggaran Ditjen Badilum

Sebagaimana kementerian dan lembaga lainnya, Mahkamah Agung juga mengalami efisiensi anggaran. Terdapat pengurangan anggaran pada Mahkamah Agung sebesar Rp 2,28 trilyun, di mana Ditjen Badilum terdampak sebesar Rp 26,7 milyar. Menyikapi hal tersebut dilaksanakan rapat koordinasi untuk menentukan anggaran mana pada DItjen Badilum yang dapat dipangkas. Rapad diadakan pada hari Senin, 17 Februari 2025 di Command Center Ditjen Badilum.

Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, H. Bambang Myanto, S.H., M.H. memimpin langsung rapat efisiensi anggaran ini. Dalam arahannya beliau meminta agar efisiensi anggaran yang dilaksanakan tidak mengurangi kualitas pelayanan pada Ditjen Badilum, terutama terkait pelayanan tenaga teknis dan kegiatan prioritas nasional. Untuk itu perlu dilakukan kiat-kiat seperti pemanfaatan teknologi informasi untuk menekan biaya operasional.

Rapat efisiensi anggaran ini dihadiri oleh para pejabat Eselon II, pejabat pembuat komitmen (PPK) dan staf pengelola keuangan pada Ditjen Badilum. Dalam pembahasan, disepakati pos belanja yang dipotong untuk pelaksanaan efisiensi, dengan tetap menjaga agar kegiatan Ditjen Badilum tetap bisa terlaksana.

20250217_085106.jpg

20250217_085101.jpg20250217_085058.jpg20250217_085055.jpg20250217_085152.jpg20250217_085137.jpg20250217_085130.jpg

Bersama Kementerian Keuangan, Ditjen Badilum Laksanakan Koordinasi Pelaksanaan Anggaran untuk Tahun 2025

Sekretaris DIrektorat Jenderal Badan Peradilan Umum, Kurnia Arry Soelaksono, S.E., S.H., M.Hum membuka sekaligus memberi arahan dalam Kegiatan Pertanggungjawaban Pengelolaan Keuangan Dan Koordinasi Pelaksanaan Anggaran pada Ditjen Badilum, yang dilaksanakan dari hari Rabu hingga Jumat, 12-14 Februari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh pejabat pembuat komitmen, staf pengelola keuangan dan bendahara pada Ditjen Badilum serta mitra kerja dari Kementerian Keuangan.

Dalam arahannya kepada para pengelola keuangan DItjen Badilum, beliau menyampaikan bahwa pelaksanaan anggaran untuk mencapai target kinerja tahun 2025 harus bisa lebih baik daripada tahun anggaran 2024 yang lalu. Beliau juga menyatakan adanya efisiensi yang memangkas anggaran  Mahkamah Agung   memerlukan perhatian khusus agar pelaksanaan layanan kepada para hakim dan tenaga teknis peradilan oleh Ditjen Badilum dapat terus berjalan dengan baik.

Selanjutnya, para pejabat pembuat komitmen, staf pengelola keuangan dan bendahara pada Ditjen Badilum menerima materi terkait pengelolaan anggaran, yang dibawakan oleh Kukuh Setiawan, Kepala Subdirektorat Pelaksanaan Anggaran III dan Martinus Perdana Sidabutar, Pelaksana Direktorat Pelaksanaan Anggaran, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb).

Pada kegiatan ini, dilaksanakan reviu dan pembahasan terhadap pengelolaan anggaran Ditjen Badilum selama tahun anggaran 2024 yang lalu, meliputi pembahasan terhadap penyerapan anggaran dan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA). Menurut narasumber dari DJPb, Ditjen Badilum sudah mengelola anggaran dengan baik. Namun Ditjen Badilum masih perlu melakukan peningkatan kualitas pengelaan anggaran pada penyelesaian kontrak dan deviasi halaman III DIPA terkait selisih antara rencana penarikan dana dengan realisasi penyerapan anggaran.

IMG_8813.JPG

IMG_8855.JPGIMG_8851.JPG

IMG_8868.JPG

IMG_8896.JPG

IMG_8902.JPG

IMG_8891.JPG

IMG_8862.JPG

IMG_8870.JPG

IMG_8909.JPG

WhatsApp Image 2025-02-12 at 20.45.33.jpegWhatsApp Image 2025-02-12 at 19.35.50.jpeg

Hadirkan Auditor Badan Pengawasan, Ditjen Badilum Lakukan Evaluasi Pembangunan Zona Intergritas bersama Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri Seluruh Indonesia

Untuk membantu kesuksesan satuan kerja dalam memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayanani (WBBM) di lingkungan pengadilan tinggi dan pengadilan negeri, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum mengadakan koordinasi dan evaluasi pembangunan Zona Integritas dengan mengundang auditor dari Badan Pengawasan Mahkmaha Agung RI.

Kegiatan evaluasi pembangunan Zona Integritas ini diselenggarakan di Command Center Ditjen Badilum pada Selasa, 11 Februari 2025. Seluruh pengadilan tinggi dan pengadilan negeri di Indonesia mengikuti kegiatan evaluasi Pembangunan Zona Integritas ini secara online (daring), beserta pula para pejabat dan pegawai Ditjen Badilum.

Kegiatan ini dibuka Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, H. Bambang Myanto, S.H., M.H., dengan didampingi Sekretaris Ditjen Badilum Kurnia Arry Soelaksono, S.E., S.E. M.Hum, dan Direktur  Pembinaan Administrasi Peradilan Umum Zahlisa Vitalita, S.H., M.H. Sebagai pemateri, kegiatan ini menghadirkan auditor Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, Ferry Taufik Ferdiansyah, S.E., Ak., CA., M.Ak., CFr.AHendra Basry, S.E., M.Ak., C.Fr.A. dan Iva Fairouz Afrinadya, S.H., M.H. 

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, H. Bambang Myanto, S.H., M.H., memberikan arahan terkait pembangunan Zona Integritas, sekaligus meminta satuan kerja pengadilan tinggi dan pengadilan negeri untuk memperhatikan hal-hal yang menyebabkan kegagalan memperoleh predikat WIlayah Bebas. Misalnya: data dukung yang diupload pada aplikasi PMPZI tidak lengkap/tidak memadai; dan nilai area pengungkit dan nilai total tidak memenuhi persyaratan; Nilai survey anti korupsi dan nilai survey kepuasan pengguna layanan tidak memenuhi persyaratan; serta Tindak lanjut hasil pengawasan (TLHP) internal dan eksternal tidak disajikan secara memadai.

Para pemateri dari Badan Pengawasan mengharapkan pula selain kelengkapan dokumen dan penjelasan data dukung yang harus diperhatikan oleh pengadilan tinggi dan pengadilan negeri, satuan kerja di daerah juga diharapkan dapat menjalankan Langkah-Langkah Strategis Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), yang sebelumnya telah diterbitkan oleh Sekretaris Mahkamah Agung RI.

Diakhir kegiatan, diadakan diskusi antara pengadilan tinggi dan pengadilan negeri kepada para auditor Badan Pengawasan, dengan dimoderatori oleh Direktur  Pembinaan Administrasi Peradilan Umum Zahlisa Vitalita, S.H., M.H. Para pimpinan satuan kerja berkonsultasi terkait fokus pembangunan Zona Integritas, terutama tentang pelayanan kepada pencari keadilan, akuntabilitas kinerja dan pengawasan.

IMG 8750 a1e45

IMG 8744 edae1

IMG 8752 7a915

IMG 8773 66594

Screenshot 2025-02-11 090400.png

Screenshot 2025-02-11 092309.pngScreenshot 2025-02-11 092348.pngScreenshot 2025-02-11 092339.pngScreenshot 2025-02-11 092330.png

Screenshot 2025-02-11 113028.png

Screenshot 2025-02-11 113408.png

Screenshot 2025-02-11 102407.png