Logo Pengadilan Negeri Makassar
shade

Kunjungi Kepaniteraan MA, Mantan Hakim International Criminal Court Bahas Isu Pengembangan Kapasitas Penegak Hukum Terkait Terorisme

JAKARTA | (8/2) -  Mantan hakim pada International Criminal Court yang saat ini aktif sebagai penasihat kantor Kejaksaan Inggris, Sir Howard Morrison, bersama rombongan mengunjungi Kepaniteraan MA, Rabu (8/02). Kunjungan tersebut dimaksudkan  untuk berdiskusi mengenai pengembangan kapasitas para penegak hukum terkait tindak pidana terorisme di Indonesia. Sir Howard Morrison  dan para delegasi disambut oleh Panitera Muda Perkara Pidana Khusus, Dr. Sudharmawatiningsih, S.H., M.H., di Ruang Rapat Panitera MA,.

Patrick Stevens, salah satu delegasi, menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan sebelum pelaksanaan judicial symposium yang akan dihadiri oleh hakim, jaksa dan penyidik untuk duduk bersama dan berdiskusi tentang pengembangan kapasitas para penegak hukum terkait tindak pidana terorisme di Indonesia. Kegiatan ini sudah dilakukan secara intens bersama Densus-88, namun para hakim dan jaksa juga dipandang perlu untuk mendapatkan dukungan di bidang ini, ujar Patrick Stevens.

Dalam sambutannya, Panitera Muda Perkara Pidana Khusus menyampaikan tentang kondisi terkini penagakan hukum di bidang terorisme, khususnya perkara yang ditangani oleh institusi Mahkamah Agung RI. Dalam penanganan perkara tindak pidana terorisme, hingga saat ini, terdapat sekitar 80% putusan berkekuatan hukum tetap pada persidangan di pengadilan tingkat pertama, sekitar 15% perkara yang mengajukan upaya hukum banding, dan hanya sedikit perkara terorisme yang mengajukan upaya hukum hingga tingkat kasasi, ujar Panitera Muda Perkara Pidana Khusus.

Hingga saat ini, persidangan kasus terorisme diadili oleh hakim yang telah menempuh pelatihan peningkatan kapasitas di bidang terorisme yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Mahkamah Agung (Pusdiklat MA), terang Panitera Muda Perkara Pidana Khusus. Meskipun pelatihan teknis yudisial di bidang terorisme belum dilakukan secara berkelanjutan, Panitera Muda Perkara Pidana Khusus menyampaikan bahwa hampir setiap tahun Pusdiklat MA menyelenggarakan pelatihan di bidang terorisme bagi hakim.

 Sebagai seorang mantan hakim International Criminal Court, Sir Howard Morrison mengatakan bahwa ada kesamaan antara terorisme dengan kejahatan internasional terutama yang berkaitan dengan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan sehingga memiliki tantangan yang sama. Dalam memberikan pelatihan kepada hakim, Sir Howard Morrison memandang bahwa pihak yang paling tepat memberikan pelatihan adalah hakim karena dapat lebih memahami situasi dan latar belakang hakim dan memiliki kapasitas untuk melihat apa yang terjadi di lapangan dan apa yang dapat ditingkatkan dari proses hukum yang ada di sebuah negara.  (M. Rizaldi Alwi)

Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Ikut Bagian dalam Sidang Paripurna Khusus MA RI Pemilihan Wakil Ketua MA RI Bidang Yudisial

Sebuah keniscayaan jika sebuah jabatan yang diemban memiliki permulaan dan akhir. Hal ini juga terjadi pada jabatan Wakil Ketua Mahkamah Agung RI, yang sebelumnya dipegang oleh Yang Mulia Dr. H. Andi Samsan Nganro, S.H., M.H. yang kini telah memasuki masa purnabakti. Untuk mengisi kekosongan tersebut, Mahkamah Agung RI melaksanakan Sidang Paripurna Khusus dalam rangka pemilihan Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Yudisial yang dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 7 Februari 2023. Bertempat di Ruang Prof. Dr. Kusumah Atmadja, S.H., Gedung Mahkamah Agung RI, kegiatan ini diselenggarakan dengan baik oleh Panitia Pemilihan yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan. Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, H. Bambang Myanto, S.H., M.H., ikut bagian dalam kegiatan ini sebagai anggota Panitia Pemlihan bersama dengan pejabat eselon I lainnya di lingkungan Mahkamah Agung RI. Pada pemilihan ini, terdapat empat orang calon Wakil Ketuan Mahkamah Agung RI Bidang Yudisial, yaitu: Yang Mulia Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., Yang Mulia Dr. H. Yulius, S.H., M.H., Yang Mulia Prof. Dr. Surya Jaya, S.H., M.Hum., dan Yang Mulia Dr. H. Haswandi, S.H., S.E., M.Hum., M.M. Terdapat total 44 Hakim Agung yang memberikan suaranya dalam pemilihan ini dan Yang Mulia Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. terpilih sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Yudisial. Yang Mulia Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang telah diberikan dan akan berusaha untuk berkontribusi lebih besar lagi bagi lembaga untuk mewujudkan badan peradilan yang agung, serta memohon kritik dan koreksi jika terdapat kekhilafan yang mungkin terjadi dalam menjalankan amanah yang diberikan.
Screenshot 2023 02 07 120259 e0bd0

Screenshot 2023 02 07 115842 a056a

Screenshot 2023 02 07 115919 ed5fa

Screenshot 2023 02 07 120004 e3bfa

Screenshot 2023 02 07 120121 c1734

Direktur Jenderal Badan Peradilan Pimpin Pengangkatan dan Sumpah Jabatan PNS Baru pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum

Reformasi Birokrasi telah membawa perubahan pada sistem pemerintahan yang berjalan saat ini, salah satunya adalah mengenai penilaian berbasis kinerja. Kinerja merupakan dasar dalam penentuan promosi dan mutasi dari Pegawai Negeri Sipil. Hal ini pula yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, H. Bambang Myanto, S.H., M.H., melalui sambutan yang diberikan pada kegiatan pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil dan Sumpah Jabatan pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, hari Selasa, tanggal 7 Februari 2023. Bertempat di ruang Command Center Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil dan sumpah jabatan atas nama Vebryani Kusumawati, A. Md. Kb. N. dihadiri oleh para pejabat eselon III beserta saksi dan rohaniawan. Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum juga berpesan kepada pegawai yang diambil sumpahnya untuk dapat beradaptasi dan bekerja sama dengan pegawai lainnya untuk berkontribusi bagi lembaga dan terus meningkatkan kinerjanya sebagai Pegawai Negeri Sipil.

IMG 7873 3647a

IMG 7865 ab199

IMG 7880 757d6

IMG 7882 6e3de

IMG 7883 dd975